Container 20 feet memiliki spesifikasi berikut ini :
Panjang : 6,058 Meter
Tinggi : 2,591 Meter
Lebar : 2,438 Meter
Kapasitas Muatan 24.000kg tetapi hanya bisa mengangkut 21.800kg berat bersih muatan/payload.
Nomor container terdiri dari 4 buah huruf dan 7 buah angka. 3 huruf pertama merupakan kode dari pemilik container seperti pada gambar di bawah ini yang bertuliskan TCL yang berarti kode perusahaan milik PT.Lintas Kumala Abadi. 1 huruf berikutnya merupakan identifikasi untuk kategori container.
Ada 3 buah kategori yang digunakan yaitu:
- U untuk all freight container
- J untuk detachable freight container
- Z untuk trailer
Kode U yang berarti Freight Container memiliki arti mode pengiriman dari gudang LCL negara asal sampai ke gudang LCL negara tujuan.
6 angka pertama merupakan serial number penanda jati diri container dari masing-masing provider.
6 nomor ini merupakan nomor yang unik. Tidak mungkin ada kesamaan. Digit angka terakhir merupakan penanda validasi dari gabungan karakter-karakter sebelumnya.
Ada aturan perhitungan untuk menentukan digit terakhir dari sebuah nomor container.
Angka-angka check digit yang ada pada setiap penomoran peti kemas dihasilkan melalui sistem penomoran otomatis oleh BIC. Tiap-tiap check digit yang tertera pada setiap Peti Kemas (Container) standar internasional tentunya akan memiliki angka check digit yang sesuai. Untuk kepentingan pengawasan, kita dapat juga menghitung secara manual kode check digit untuk membuktikan apakah nomor yang tertera pada suatu peti kemas adalah nomor yang asli (valid) atau bukan.
Ada 3 buah kategori yang digunakan yaitu:
- U untuk all freight container
- J untuk detachable freight container
- Z untuk trailer
Kode U yang berarti Freight Container memiliki arti mode pengiriman dari gudang LCL negara asal sampai ke gudang LCL negara tujuan.
6 angka pertama merupakan serial number penanda jati diri container dari masing-masing provider.
6 nomor ini merupakan nomor yang unik. Tidak mungkin ada kesamaan. Digit angka terakhir merupakan penanda validasi dari gabungan karakter-karakter sebelumnya.
Ada aturan perhitungan untuk menentukan digit terakhir dari sebuah nomor container.
Angka-angka check digit yang ada pada setiap penomoran peti kemas dihasilkan melalui sistem penomoran otomatis oleh BIC. Tiap-tiap check digit yang tertera pada setiap Peti Kemas (Container) standar internasional tentunya akan memiliki angka check digit yang sesuai. Untuk kepentingan pengawasan, kita dapat juga menghitung secara manual kode check digit untuk membuktikan apakah nomor yang tertera pada suatu peti kemas adalah nomor yang asli (valid) atau bukan.


good info👏🏻
BalasHapusTerima kasih atas infonya!! Sangat bermanfaat dan nambah wawasan!!
BalasHapussangat membantu! terimakasih
BalasHapusnice info gan
BalasHapusNice sis
BalasHapusunch
BalasHapusOhhhhh
BalasHapusThanks for info
BalasHapusNicee
BalasHapusNicee
BalasHapusKeren
BalasHapus